Anggun Cipta Sasmi

Klasik


.:14 TOP ANGGUN C. SASMI:.
1990

Setelah sukses merilis beberapa single, Anggun lalu merilis album kompilasi hits dengan judul 14 Top Anggun C. Sasmi  berisi 14 lagu Anggun yang paling populer saat itu. Beberapa di antaranya adalah Mimpi, Bayang-Bayang Ilusi, Takut, Si Roy dan lain-lain. Album ini juga memuat beberapa lagu yang mungkin belum dikenal sebelumnya seperti Kembali (yang terdapat pada album Satu Macam Saja milik Oppie Andaresta) dan Hari Ini (yang terdapat pada album Rock Kemanusiaan milik Iwan Fals).

Pada album kompilasi ini Anggun juga menghadirkan lagu milik band asal Malaysia: May & Mus yang dinyanyikan ulang oleh Anggun berjudul Sendiri yang juga sempat menjadi hit, termasuk di Malaysia.


.:DOSA-DOSAKU:.
1990

Awalnya lagu ini juga muncul pada salah satu adegan di film Si Roy, tetapi bukan Anggun yang melantunkannya, melainkan penyanyi perempuan lain bernama Lady Avisha. Tetapi untuk dirilis sebagai single, justru Anggun yang menyanyikannya. Mungkin untuk alasan komersil, Anggun dianggap lebih menjual.
 

.:TUA-TUA KELADI:.
1990

Lagu ini pertama kali dibawakan oleh Anggun pada acara operet Lebaran di TVRI dengan lokasi outdoor. Entah apa hubungannya lagu ini dengan tema Lebaran dan apakah memang tidak banyak orang yang menonton operet tersebut, sehingga popularitas lagu ini sempat tersendat-sendat pada awalnya.

Lagu ini mulai mencuri perhatian ketika Anggun menyanyikannya dalam acara Selekta Pop TVRI hingga akhirnya menjadi salah satu lagu paling populer di tahun 1990.

Lagu ini sendiri memang terdengar sangat menarik. Lirik yang berisi sindiran terhadap pria-pria hidung belang yang masih doyan main perempuan muda, apalagi melodinya juga sangat catchy, tak heran lagu ini masih digemari dan sering dinyanyikan oleh penyanyi lain hingga saat ini. Anggun sendiri setiap konser di Indonesia seperti punya kewajiban harus menyanyikan lagu ini.
 



.:DI KOTA MATI:.
1990

Dari single ini Anggun sempat mengalami pengalaman pahit sepanjang karir musiknya. Sang ayah dituduh melakukan pembajakan karena dianggap mengubah judul lagu yang tadinya berjudul Terdampar Di Kota Mati menjadi Kota Mati tanpa seizin penulis lagu. 

Sebelumnya sang penulis lagu tidak pernah menulis lagu untuk penyanyi manapun, dan Anggun yang mengenal si penulis lagu sebagai sahabat ayahnya tidak keberatan untuk membantu mempromosikan nama si pencipta lagu dengan cara menyanyikan dan merekam lagu ciptaannya, berhubung pada saat itu rekaman Anggun adalah jaminan laris dan terkenal. Anggun sendiri mengaku tidak menyukai lagu tersebut, tetapi karena berniat membantu, maka Anggun bersedia menyanyikannya.   

Meski kasus ini menjadi media promosi karena sempat mendominasi pemberitaan media hiburan, toh single ini gagal secara komersil.


.:TAKUT (LIMA TAHUN LAGI):.
1990

Salah satu kelebihan Anggun adalah dia punya wilayah jangkauan vokal yang cukup lebar sehingga memungkinkan dia untuk menaklukkan hampir semua jenis dan tempo lagu. Anggun juga tidak terjebak hanya menyanyikan lagu dari pencipta lagu yang sama melulu. Pada single ini, Anggun menyanyikan lagu karya Deddy Dhukun & Mus Mujiono. Dan memang seperti pengakuan Deddy Dhukun, lagu ini memang ditulis untuk Anggun, karena tingkat kesulitan menyanyikan lagu ini memang membutuhkan jangkauan vokal yang dimiliki Anggun. 

Sepertinya pemikiran Deddy Dhukun tidak terlalu berlebihan karena kedua bagian verse lagu ini dinyanyikan dalam oktaf yang semakin tinggi pada setiap baitnya dan berpuncak pada bagian chorus. Itu sebabnya ketika pertama kali mendengar lagu ini di radio, banyak orang yang menyangka kalau penyanyi lagu ini adalah Nicky Astria. Secara kwalitas dan karakter vokal untuk lagu-lagu bercorak Rock, Anggun memang nyaris menyamai seniornya Nicky Astria dan itu dibuktikan pada lagu ini.


.:GAYA REMAJA:.
1990

Anggun adalah penyanyi yang sering membawakan lagu-lagu bertema remaja dan anak sekolahan seusianya saat itu. Lewat Gaya Remaja, Anggun berbicara tentang realita remaja Jakarta. Mulai dari model rambut ala Lupus (tokoh fiksi karya Hilman Hariwijaya), mengejar bis kota sepulang sekolah, pencarian jati diri,  persahabatan, cinta monyet, dll. Gaya Remaja juga termasuk salah satu hits Anggun yang terkenal pada zamannya.



.:KATANYA:.
1990

Ada fase dimana Anggun sempat terjebak hanya mengeluarkan single dengan lagu ‘biasa’ yang kurang memforsir kemampuan vokalnya. Katanya adalah salah satu single yg dikeluarkan Anggun, tetapi sepertinya kurang sukses menjadi hit. Padahal tema lagu ini masih berbicara tentang realitas anak-anak remaja dan anak sekolah, tema lagu yang biasanya selalu sukses di tangan Anggun.


.:LABA-LABA:.
1990

Lagu ini pada awalnya bukan lagu utama dalam album kompilasi yang lebih mengandalkan lagu Kristal-Kristal Cinta yang dibawakan secara duet oleh dua penyanyi yang juga sahabat Anggun yaitu Irma June dan Heddy Yunus. Dan tanpa promosi video clip seperti lagu andalan, lagu ini juga berhasil mencuat sebagai hit

Lalu kemudian perusahaan rekaman merilis ulang album kompilasi ini dimana lagu Laba-Laba yang dijadikan single andalan.


.:MIMPI:.
1989

Ini adalah lagu pertama yang melambungkan nama Anggun ke blantika musik Indonesia. Melodi yang indah dipadu dengan lirik cinta yang puitis (sekaliber lirik gubahan Kla Project) dibawakan dengan sempurna oleh suara bulat milik Anggun sanggup membuat lagu ini menjadi salah satu lagu paling populer pada masa itu. Butuh daya nalar kelas tinggi  untuk bisa menangkap kisah sedih yang terkandung dalam lagu ini dan ini merupakan nilai plus Anggun yang tidak terjebak menyanyikan lirik yang cengeng atau picisan. Buktikan keindahan gubahan liriknya seperti pada bagian : Setelah aku sadar diri, kau telah jauh pergi. Tinggalkan mimpi yang tiada bertepi.

Lagu kedua Bayang Bayang Ilusi, juga secara kwalitas melodi dan lirik tidak kalah dengan lagu Mimpi. Mungkin karena diciptakan oleh penulis lagu yang sama yaitu Teddy Sudjaya dan Pamungkas NM. Bahkan lagu ini dulu begitu sering dibawakan oleh penyanyi Indonesia lain ketika tampil mewakili Indonesia di festival musik luar negeri.



.:BOJOKU:.
1990

Lagu ini sebenarnya hanya sebagai single pendukung untuk album artis lain. Namun walau tanpa video clip dan promosi, ternyata lagu Bojoku ini juga berhasil menjadi hit bahkan melampaui popularitas single andalan album ini yakni Tamu Istimewa yang dibawakan oleh Oddie Agam dan Vina Panduwinata. Bisa jadi karena momennya pas dimana Anggun pada saat itu adalah salah satu the leading penyanyi remaja paling populer.


 .:OST SI ROY:.
1990

Sebagai penyanyi remaja yang sedang menjajaki posisi puncak karir-nya, tentu saja Anggun sering ditawari main film. Nike Ardilla dan Nicky Astria pernah mencicipi jalur ini, namun Anggun konsisten dengan jalur musik. Kalaupun Anggun harus terlibat dalam produksi film, Anggun lebih memilih menjadi penyanyi soundtrack film yang bersangkutan. Salah satunya adalah film remaja berjudul Si Roy yang dibintangi oleh aktor idola remaja pada saat itu : Ryan Hidayat

Anggun kebagian peran menyanyikan dua buah lagu yang menjadi soundtrack lagu ini : Si Roy & Kamu Hey Kamu. Meski film ini tidak sesukses film serupa seperti Lupus, tetapi soundtrack yang dinyanyikan Anggun berhasil menjadi hits. Suara Anggun yang terdengar genit dan manja (terutama pada lagu Si Roy) dan tema tentang naksir-naksiran memang membuat lagu ini gampang diterima oleh pendengar dari usia remaja.


.:BATU-BATU :.
Nike Ardilla featuring Anggun C. Sasmi 
1995

Anggun C Sasmi dan Nike Ardilla adalah dua nama penyanyi remaja yang menjadi jaminan sukses sebuah acara musik. Nike Ardilla yang juga adalah pengagum Anggun memiliki keinginan untuk berduet dengan Anggun. Sayangnya rencana itu tidak sempat di-eksekusi hingga Anggun meninggalkan Indonesia.

Namun Nike sepertinya masih ingin mewujudkan rencana itu sehingga Nike membuat proyek duet dengan cara menghapus suara Anggun pada beberapa verse lagu milik Anggun yang berjudul Batu-Batu dan mengisinya dengan vokal Nike.

No comments:

Post a Comment